Tempat ini adalah tempat pertama kita menikmati makanan Yogya. Setelah landing di Bandara Adi Sucipto dan dijemput sopir, kita melaju menuju rumah Yu Djum di daerah selokan mataram untuk menikmati makanan khas Yogya yaitu gudeg. Gudeg Yu Djum cocok untuk lidah orang2 yang kurang suka dengan rasa manis, jadi saya sarankan kalau ke Jogya jangan lupa mampir ke gudeg Yu Djum. Harganya relatif terjangkau, perorang sekitar dua puluh ribuan.
Mereka menyajikan nasi putih dengan gudeg dan sambal krecek yang pedas, orek tempe bacem , tahu tempe, ati ampela dan juga ayam bacem.
Selama menikmati makanan ini kita juga ditemani dengan lagu keroncong dari pengamen ( or seniman??? ) lansia yang bernyanyi di dekat pintu masuk. Tempat makan ini terkesan agak kumuh, malahan tersembunyi di dlm gang sempit, tp ternyata banyak juga orang yang makan di sini.
Di hari ketiga kami kembali ke Gudeg Yu Djum untuk membeli gudeg buat dibawa ke Jakarta, agak kaget dengan bandrolan harga per besek yang cukup mahal ,sekitar 40rb untuk 1 besek berisi krecek,gudeg,orek tempe bacem, sepotong dada montok, dan 3 buah telor. Untuk ukuran Yogya yang notabene terkenal sebagai kota yang murah meriah, cukup mahal bukan?
No comments:
Post a Comment